Mengapa Musik Dilarang dalam Islam

Dina Yonada

Mengapa Musik Dilarang dalam Islam
Mengapa Musik Dilarang dalam Islam

Pendahuluan

Musik sebagai bentuk seni telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia sejak zaman kuno. Namun, dalam agama Islam, ada beberapa pertanyaan tentang apakah musik diperbolehkan atau dilarang. Ada sejumlah hadis tentang musik yang menunjukkan bahwa hal itu tidak dianjurkan. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan mengapa musik dilarang dalam Islam.

Musik dalam Hadis

Ada beberapa hadis yang mengindikasikan bahwa musik tidak dianjurkan dalam Islam. Salah satu hadis dari Rasulullah SAW mengatakan, "Ada dua jenis orang yang akan dihukum oleh Allah SWT pada hari kiamat: orang yang memiliki selera yang berlebihan dalam makan dan orang yang memiliki selera yang berlebihan dalam mendengarkan musik yang berlebihan."

Hadis lain mengatakan bahwa Rasulullah SAW melarang pemain musik di dalam rumah-rumah. Beliau bersabda, "Jangan biarkan pemain musik memasuki rumah yang di dalamnya ada orang sakit atau mayat."

Musik dan Efeknya pada Jiwa Manusia

Beberapa ahli psikologi telah meneliti efek musik pada jiwa manusia dan menemukan bahwa musik dapat memengaruhi suasana hati seseorang. Ada jenis musik yang dapat membuat seseorang merasa sedih atau bahagia. Ada juga jenis musik yang dapat membuat seseorang merasa tenang atau tegang.

Namun, efek musik pada jiwa manusia sangat subjektif. Beberapa orang mungkin merasa baik-baik saja mendengarkan musik yang lain merasa tidak nyaman atau sakit kepala. Oleh karena itu, tidak heran bahwa Rasulullah SAW melarang para pemain musik memasuki rumah-rumah di mana ada orang sakit.

BACA JUGA:   Sebutkan 3 Contoh Perbuatan Toleransi yang Dilarang oleh Ajaran Islam

Musik dan Pengalihan Perhatian dari Ibadah

Ada beberapa alasan mengapa musik dilarang dalam Islam. Pertama-tama, musik dapat mengalihkan perhatian seseorang dari ibadah mereka. Ketika seseorang terus-menerus mendengarkan musik, mereka mungkin tidak akan fokus pada ibadah mereka, seperti sholat dan membaca Al-Quran.

Kedua, musik dapat menjadi pengganti ibadah itu sendiri. Beberapa orang mungkin merasa bahwa mereka dapat menemukan kesenangan dan hiburan yang sama dari musik seperti ibadah mereka sendiri. Ini dapat menyebabkan seseorang mengabaikan ibadah mereka dan menjadi lebih terikat pada musik.

Musik dan Gangguan Terhadap Kualitas Kehidupan

Ada beberapa cara di mana musik dapat mengganggu kualitas hidup seseorang. Pertama-tama, musik dapat menjadi penghalang bagi seseorang untuk membangun hubungan dengan Allah SWT. Kedua, musik dapat menjadi gangguan bagi mereka yang ingin belajar atau berfokus pada tugas-tugas akademis dan profesional. Terakhir, musik dapat menyebabkan gangguan tidur dan mengganggu kesehatan seseorang.

Kesimpulan

Dalam Islam, musik tidak dilarang secara eksplisit. Namun, ada beberapa hadis yang menunjukkan bahwa musik tidak dianjurkan. Ada juga alasan mengapa musik dapat mengganggu praktik ibadah seseorang dan kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan dan tidak terlalu bergantung pada musik dalam kehidupan sehari-hari.

Also Read

Bagikan: