Apakah Riba Termasuk Dosa Besar? Simak Penjelasan Lengkap Berdasarkan Tujuh Dosa Besar yang Ditetapkan Rasulullah SAW

Huda Nuri

Apakah Riba Termasuk Dosa Besar? Simak Penjelasan Lengkap Berdasarkan Tujuh Dosa Besar yang Ditetapkan Rasulullah SAW
Apakah Riba Termasuk Dosa Besar? Simak Penjelasan Lengkap Berdasarkan Tujuh Dosa Besar yang Ditetapkan Rasulullah SAW

Apakah Riba Termasuk Dosa Besar?

Riba dan Penetapannya sebagai Dosa Besar

Dalam Islam, riba merupakan salah satu perbuatan yang terlarang karena dianggap sebagai penyimpangan dari ketentuan yang telah ditetapkan oleh Alloh SWT. Perbuatan riba ini sangat dilarang karena hal tersebut dianggap melanggar prinsip-prinsip moral dan menyebabkan ketidakadilan di dalam masyarakat. Hadits yang disampaikan oleh Rasulullah SAW menyatakan bahwa riba termasuk salah satu dari tujuh dosa besar. Dalam Kitab An-Nihayah, disebutkan bahwa riba termasuk dalam kategori kejahatan yang menimbulkan dosa besar dan haram dilakukan.

Definisi Riba

Riba merupakan bentuk pemberian atau pengembalian uang dengan jumlah yang lebih tinggi dari jumlah utang. Perbuatan riba ini dapat dilakukan baik oleh pemberi pinjaman maupun oleh penerima pinjaman. Dalam praktiknya, riba lebih dikenal dengan istilah bunga atau keuntungan yang diberikan oleh pemberi pinjaman atas pinjaman yang telah diberikan. Hal ini merugikan pihak peminjam karena harus membayar bunga atau keuntungan yang lebih besar dari jumlah pinjaman yang telah diterimanya.

Akibat Riba di Dalam Masyarakat

Perbuatan riba yang dilakukan dalam kehidupan masyarakat dapat menimbulkan akibat yang sangat buruk. Salah satu akibatnya adalah meningkatkan kesenjangan sosial antara pemberi dan penerima pinjaman. Hal ini disebabkan oleh adanya ketidakadilan dalam praktik perbankan yang memungkinkan pihak pemberi pinjaman memperoleh keuntungan yang lebih besar dari jumlah pinjaman yang telah diberikan. Selain itu, praktik riba juga dapat memicu terjadinya ketidakstabilan ekonomi dan kerugian bagi kebanyakan orang.

BACA JUGA:   Kredit dan Riba: Apakah yang Dipahami oleh MUI Terkait Kaitannya dalam Ajaran Islam?

Peran Masyarakat dalam Menghindari Riba

Masyarakat sebagai pelaku dalam kehidupan ekonomi berperan penting dalam mencegah terjadinya perbuatan riba. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara menghindari praktik riba di dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan dengan menjauhi pinjaman-penjualan yang mengandung unsur riba dan memilih untuk menggunakan sistem keuangan yang sesuai dengan syariat Islam.

Kesimpulan

Dalam Islam, riba merupakan salah satu perbuatan yang sangat dilarang karena dianggap sebagai penyimpangan dari ketentuan yang telah ditetapkan oleh Alloh SWT. Perbuatan riba ini sangat merugikan masyarakat karena menyebabkan ketidakadilan dan ketidakstabilan ekonomi. Oleh karena itu, sebagai muslim dan pelaku ekonomi, kita harus berusaha menghindari perbuatan riba dalam kehidupan sehari-hari dan memilih sistem keuangan yang sesuai dengan syariat Islam. Semoga kita selalu mendapatkan berkah dan ridha dari Alloh SWT dalam melakukan setiap tindakan kita.

Also Read

Bagikan:

Tags