Bulan yang Dilarang untuk Menikah dalam Islam

Huda Nuri

Bulan yang Dilarang untuk Menikah dalam Islam
Bulan yang Dilarang untuk Menikah dalam Islam

Menikah merupakan salah satu kebahagiaan yang diidamkan oleh banyak orang. Namun, dalam agama Islam, ada beberapa bulan yang dilarang untuk menikah. Apa saja bulan tersebut? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Bulan Muharram

Bulan Muharram merupakan bulan yang dianggap sakral dalam kalender Islam. Pada bulan ini terdapat peristiwa besar dalam sejarah Islam yaitu perayaan Tahun Baru Hijriyah dan tragedi Karbala. Oleh karena itu, menurut ulama, menikah pada bulan Muharram tidak dianjurkan.

Bulan Safar

Bulan Safar menjadi bulan yang menjadi pertanda kesialan dalam kepercayaan masyarakat Islam. Terdapat beberapa kepercayaan yang mengatakan bahwa menikah pada bulan Safar akan membawa kesialan dalam pernikahan tersebut. Namun, tentu saja hal ini hanya sebuah kepercayaan yang tidak memiliki dasar kuat dalam agama Islam.

Bulan Jumadil Awwal dan Jumadil Akhir

Bulan Jumadil Awwal dan Jumadil Akhir juga menjadi bulan yang kurang disarankan untuk melangsungkan pernikahan. Hal ini karena pada bulan tersebut terdapat beberapa peristiwa penting dalam sejarah Islam seperti peristiwa Isra’ Mi’raj dan peringatan wafatnya Nabi Muhammad SAW.

Bulan Rajab

Bulan Rajab juga dikenal sebagai bulan yang sakral dalam agama Islam. Bulan ini menandai awal dari tiga bulan yang disebut sebagai bulan Haram atau bulan yang dihormati dalam agama Islam. Menikah pada bulan ini dilarang karena dianggap sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap bulan yang dianggap sakral tersebut.

Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang dianggap paling suci dalam Islam. Pada bulan ini umat Muslim menjalankan puasa sebagai bentuk ketaatan dan ibadah. Oleh karena itu, menikah pada bulan Ramadhan tidak disarankan karena dapat mengganggu ibadah puasa yang harus diprioritaskan.

BACA JUGA:   Islam Melarang Valentine: Benarkah Begitu?

Bulan Dzulhijjah

Bulan Dzulhijjah merupakan bulan terakhir dalam kalender Hijriyah dan menjadi bulan yang penting bagi umat Muslim karena di dalam bulan ini terdapat perayaan Idul Adha. Hal ini disebabkan karena di dalam bulan Dzulhijjah banyak kegiatan penting yang menjadi fokus umat Islam. Oleh karena itu, menikah pada bulan ini tidak dianjurkan.

Itulah beberapa bulan yang dilarang untuk menikah dalam agama Islam. Namun, meskipun bulan tersebut dianggap kurang cocok untuk melangsungkan pernikahan, bukan berarti melangsungkan pernikahan pada bulan tersebut akan membuat pernikahan menjadi tidak bahagia. Yang terpenting adalah niat yang baik dan doa yang terus dipanjatkan agar pernikahan dapat terus berjalan dengan bahagia dan mendapatkan ridha Allah SWT.

Kesimpulan

Dengan demikian, menikah merupakan sunnah yang dianjurkan dalam agama Islam. Namun, ada beberapa bulan yang kurang disarankan untuk melangsungkan pernikahan karena dianggap sakral dalam agama Islam. Namun, bagi yang ingin menikah pada bulan tersebut, tidak perlu khawatir karena pernikahan tetap dapat dilangsungkan dengan baik jika dilakukan dengan niat yang baik dan didasari oleh keyakinan yang kuat.

Also Read

Bagikan: