Faktor-Faktor Yang Mendorong Remaja di Jorong II Tarung-Tarung Untuk Berjudi: Mengapa Mereka Bertaruh dengan Risiko?

Huda Nuri

Faktor-Faktor Yang Mendorong Remaja di Jorong II Tarung-Tarung Untuk Berjudi: Mengapa Mereka Bertaruh dengan Risiko?
Faktor-Faktor Yang Mendorong Remaja di Jorong II Tarung-Tarung Untuk Berjudi: Mengapa Mereka Bertaruh dengan Risiko?

Mengapa Remaja Berjudi?

Remaja seringkali melakukan tindakan yang merugikan dan salah satunya adalah berjudi. Berjudi pada remaja tidak hanya membawa dampak buruk pada diri remaja tersebut tetapi juga dapat mempengaruhi keluarga, teman, dan lingkungan sekitar. Adapun faktor-faktor penyebab judi pada remaja usia sekolah di Jorong II Tarung-Tarung adalah:

1. Ingin Dianggap Dalam Kelompok

Remaja cenderung ingin dianggap populer di kalangan teman-temannya. Mereka merasa bahwa dengan ikut berjudi, mereka dapat menjadi bagian dari kelompok yang dianggap keren dan populer. Ingin dianggap penting di kalangan teman-teman membuat remaja merasa perlu untuk menunjukkan bahwa mereka juga bisa berjudi dan memiliki uang yang cukup untuk bertaruh.

2. Ketagihan atau Candu

Berjudi dapat memicu rasa ketagihan atau candu pada remaja. Mereka merasa senang ketika menang dan ketika mengalami kekalahan, mereka akan merasa penasaran dan ingin mencoba lagi. Kondisi ini menyebabkan remaja terus melanjutkan perilaku berjudi bahkan ketika mereka menyadari bahwa sudah kehilangan banyak uang.

3. Pelampiasan Emosi

Remaja seringkali mengalami tekanan emosi dan stres dari lingkungan sekitarnya seperti masalah dalam keluarga, masalah percintaan, dan masalah pendidikan. Berjudi menjadi sebuah cara bagi remaja untuk melampiaskan emosi yang dirasakan. Ketika remaja berjudi, mereka merasa terbebaskan dari masalah dan tekanan yang mereka alami.

4. Ingin Dianggap Dewasa

Sebagai seorang remaja yang sedang mengalami transisi menuju dewasa, mereka merasa perlu untuk menunjukkan bahwa mereka sudah dewasa dan mampu mengambil keputusan. Berjudi dianggap sebagai tanda dewasa dan remaja merasa bahwa jika mereka sudah bisa berjudi dengan uang sungguhan, maka mereka sudah dapat dianggap sebagai orang dewasa.

BACA JUGA:   Hukum Judi Bola Dalam Islam: Mengapa Dilarang dan Mengapa Berbahaya?

5. Ingin Tahu

Berjudi juga merupakan suatu hal yang menarik bagi remaja karena mereka merasa penasaran dan ingin tahu seperti apa rasanya berjudi. Melalui berjudi, mereka dapat merasakan sensasi ketegangan dan keseruan permainan sehingga membuat mereka merasa tertarik untuk terus melakukannya.

Dampak Negatif Berjudi pada Remaja

Selain faktor-faktor penyebab, berjudi pada remaja juga membawa dampak buruk pada diri remaja tersebut. Beberapa dampak negatif yang mungkin terjadi antara lain:

1. Ketergantungan atau Candu

Ketergantungan atau candu menjadi dampak terburuk dari perilaku berjudi pada remaja. Mereka mulai kehilangan kontrol dan merasa sulit untuk menghentikan perilaku ini. Hal ini dapat menyebabkan remaja kehilangan uang, tidak dapat berkonsentrasi pada tugas-tugas sehari-hari seperti sekolah, dan merasa cemas ketika tidak berjudi.

2. Gangguan Kesehatan Mental

Berjudi dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan stres. Hal ini disebabkan oleh tekanan dan beban yang dirasakan oleh remaja akibat kerugian yang didapat dari berjudi.

3. Gangguan pada Hubungan Sosial

Perilaku berjudi pada remaja juga dapat menyebabkan gangguan pada hubungan sosial mereka seperti dengan keluarga, teman dan lingkungan sekitar. Kehilangan uang akibat berjudi dapat menyebabkan remaja menjadi sulit bergaul dan melakukan aktivitas bersama teman dan keluarga.

4. Gangguan pada Kinerja Sekolah

Ketergantungan pada berjudi dapat menyebabkan remaja mengalami penurunan kinerja di sekolah. Hal ini karena mereka menghabiskan waktu, energi, dan uang yang seharusnya digunakan untuk belajar, menjadi bersifat produktif dan menambah keterampilan.

5. Masalah Finansial

Perilaku berjudi yang tidak terkendali dapat menyebabkan remaja mengalami masalah finansial. Menghabiskan uang untuk berjudi dapat membuat mereka kehabisan uang dan meminjam uang dari orang-orang terdekat, yang pada gilirannya dapat memicu masalah hutang.

BACA JUGA:   Peringatan Al-Quran Terhadap Judi: Hukum dan Dampak Negatifnya dalam Kehidupan Umat Muslim

Penutup

Terdapat beberapa faktor penyebab yang dapat menjelaskan mengapa remaja berjudi seperti ingin dianggap dalam kelompok, ketagihan atau candu, pelampiasan emosi, ingin dianggap dewasa dan ingin tahu. Namun, harus diingat bahwa perilaku berjudi pada remaja juga membawa dampak negatif seperti ketergantungan atau candu, gangguan kesehatan mental, gangguan pada hubungan sosial, gangguan pada kinerja sekolah, dan masalah finansial. Oleh karena itu, penting untuk menghentikan perilaku berjudi secepat mungkin dan memberikan pemahaman yang tepat tentang dampak negatif dari berjudi pada remaja.

Also Read

Bagikan:

Tags