Hukum Memakai Perhiasan Berlebihan dalam Islam

Huda Nuri

Hukum Memakai Perhiasan Berlebihan dalam Islam
Hukum Memakai Perhiasan Berlebihan dalam Islam

Pendahuluan

Dalam agama Islam, perhiasan digunakan sebagai simbol ketinggian derajat seseorang. Namun, sebagai seorang muslim, kita harus mengetahui bahwa memakai perhiasan berlebihan juga dapat mendatangkan dosa. Dalam artikel ini, akan dibahas hukum memakai perhiasan berlebihan dalam Islam.

Hukum Memakai Perhiasan Berlebihan dalam Islam

Menurut ajaran Islam, memakai perhiasan diperbolehkan asalkan tidak menimbulkan kerusakan pada diri sendiri ataupun orang lain. Namun, jika perhiasan tersebut terlalu berlebihan, maka dapat mendatangkan dosa pada diri kita. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al-A’raf ayat 31, "Hai anak Adam, pakailah perhiasanmu pada setiap (kesempatan) shalat, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan."

Kelebihan Memakai Perhiasan dalam Islam

Selain dapat mendatangkan dosa, memakai perhiasan berlebihan juga dapat menghambat ibadah. Kita akan lebih fokus pada perhiasan yang kita kenakan, bukan pada Allah SWT. Oleh karena itu, sebaiknya kita menghindari memakai perhiasan berlebihan agar ibadah kita tidak terganggu.

Makna Sebagai Muslim

Sebagai muslim, kita harus mempertimbangkan makna di balik pemakaian perhiasan. Perhiasan yang dikenakan sebaiknya adalah sebagai pelengkap penampilan, bukan sebagai alat untuk menunjukkan kekayaan ataupun status sosial. Kita harus memastikan bahwa pemakaian perhiasan tidak membuat kita sombong atau merasa lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan orang lain.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, memakai perhiasan berlebihan dalam Islam hukumnya dilarang. Kita hanya boleh memakainya sebagai penghias penampilan, bukan untuk menunjukkan kekayaan atau status sosial. Sebagai muslim, kita harus sadar bahwa pemakaian perhiasan berlebihan dapat mendatangkan dosa dan menghambat ibadah. Oleh karena itu, kita harus memakainya sesuai dengan ajaran agama Islam.

BACA JUGA:   Allah Subhanahu wa Ta'ala Membinasakan Umat Nabi Luth dengan Cara

Also Read

Bagikan: