Hukum Muslim Memakai Perhiasan dari Perak dan Tembaga

Huda Nuri

Hukum Muslim Memakai Perhiasan dari Perak dan Tembaga
Hukum Muslim Memakai Perhiasan dari Perak dan Tembaga

Apakah kita diperbolehkan untuk memakai perhiasan dari perak atau tembaga sebagai seorang Muslim? Jawabannya: Ya, kita diperbolehkan, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Penjelasan Hukum

Menurut sebagian ulama, kita diperbolehkan memakai perhiasan dari perak atau tembaga selama tidak ada unsur kemusyrikan, seperti lambang atau simbol agama lain selain Islam, atau tidak memiliki bentuk yang menyerupai perhiasan dari emas.

Namun, sebagian ulama lain memiliki pandangan yang lebih ketat. Menurut mereka, kita hanya diperbolehkan memakai perhiasan dari perak atau tembaga jika kita membutuhkannya sebagai alat tukar atau persewaan, dan bukan untuk tujuan memperindah diri.

Perhiasan dari Perak

Perhiasan dari perak biasanya memiliki kualitas yang baik dan awet. Selain itu, perhiasan dari perak memiliki harga yang cukup terjangkau dibandingkan dengan perhiasan dari emas. Untuk itu, banyak orang memilih memakai perhiasan dari perak sebagai alternatif dari perhiasan emas.

Namun, perhiasan dari perak juga memiliki beberapa kelemahan. Perhiasan ini cenderung lebih mudah teroksidasi dan memudar warnanya jika tidak dirawat dengan baik.

Jadi, jika Anda memilih untuk memakai perhiasan dari perak, pastikan untuk merawatnya dengan baik agar tetap terlihat indah dan awet.

Perhiasan dari Tembaga

Perhiasan dari tembaga juga dapat menjadi alternatif yang baik untuk perhiasan dari emas. Harganya lebih murah dan mudah didapatkan di pasaran. Selain itu, perhiasan dari tembaga juga dapat memberikan aura yang unik dan klasik pada penampilan Anda.

Namun, perhiasan dari tembaga juga memiliki kelemahan. Tembaga mudah teroksidasi jika tidak dirawat dengan baik dan dapat meninggalkan warna hijau pada kulit Anda.

BACA JUGA:   Cara Memotong Kuku Menurut Sunnah Rasul

Jadi, jika Anda memilih untuk memakai perhiasan dari tembaga, pastikan untuk merawatnya dengan baik dan hindari menggunakannya terlalu sering atau terlalu lama.

Kesimpulan

Jadi, sebagai seorang Muslim, kita diperbolehkan memakai perhiasan dari perak atau tembaga, selama tidak ada unsur kemusyrikan, lambang atau simbol agama lain selain Islam, atau tidak memiliki bentuk yang menyerupai perhiasan dari emas.

Namun, penting untuk dicatat bahwa setiap jenis perhiasan memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih perhiasan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan merawatnya dengan baik agar tetap awet dan indah.

Mari kita memperindah diri bukan hanya dengan perhiasan, tetapi juga dengan sikap dan perilaku yang baik, sebagai seorang Muslim yang sejati.

Also Read

Bagikan: