Uang Hantaran Pernikahan Dalam Islam

Huda Nuri

Uang Hantaran Pernikahan Dalam Islam
Uang Hantaran Pernikahan Dalam Islam

Jika kamu sempat bertanya-tanya tentang uang hantaran pernikahan dalam Islam, maka ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Uang hantaran pernikahan adalah hibah atau sumbangan yang diberikan oleh calon suami kepada calon istrinya sebagai bagian dari persiapan pernikahan. Selain itu, uang hantaran juga merupakan lambang keseriusan calon suami untuk menikahi calon istrinya.

Arti Penting Uang Hantaran Pernikahan

Uang hantaran memiliki arti penting dalam pernikahan, terutama dalam konteks Islam. Pertama, sebagai bentuk hibah dari calon suami, uang hantaran menunjukkan rasa sayang dan perhatian calon suami kepada calon istrinya. Kedua, uang hantaran juga menunjukkan bahwa calon suami mampu memberikan perlindungan dan keamanan finansial kepada calon istrinya setelah menikah.

Dari segi syariah Islam, uang hantaran juga dianggap sebagai sesuatu yang wajib diberikan oleh calon suami kepada calon istrinya sebagai bagian dari akad nikah. Hal ini berdasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa “sebaik-baik mahar adalah yang paling ringan”.

Besar Uang Hantaran Pernikahan

Besar uang hantaran pernikahan dalam Islam dapat bervariasi tergantung dari adat dan budaya setempat, serta kondisi ekonomi pasangan yang akan menikah tersebut. Namun, menurut sebagian besar ulama, uang hantaran sebaiknya tidak terlalu besar atau terlalu kecil.

Ada beberapa pendapat tentang besar uang hantaran dalam Islam, yang umumnya berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 10.000.000. Namun, lebih penting lagi dari jumlah uang hantaran adalah keseriusan dan keikhlasan yang ditanamkan dalam pembayaran uang hantaran.

Hal-hal Penting dalam Memilih Uang Hantaran

Dalam memilih uang hantaran pernikahan, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pilih uang hantaran yang sesuai dengan kemampuan finansial calon suami. Kedua, pilih uang hantaran yang tidak terlalu besar atau terlalu kecil agar tidak menimbulkan kesan yang negatif.

BACA JUGA:   Hukum Nikah Menurut Alquran: Pernikahan Wajib atau Sunah?

Selain itu, calon suami juga harus memilih uang hantaran yang disukai oleh calon istrinya, misalnya uang hantaran yang dibungkus dengan cara yang indah atau uang hantaran yang memiliki nilai sentimental yang tinggi.

Kesimpulan

Uang hantaran pernikahan dalam Islam memiliki arti penting sebagai lambang keseriusan dan rasa sayang calon suami kepada calon istrinya. Selain itu, uang hantaran juga dianggap sebagai sesuatu yang wajib diberikan dalam akad nikah oleh calon suami kepada calon istrinya.

Pemilihan uang hantaran pernikahan juga perlu diperhatikan dengan seksama agar tidak menimbulkan kesan yang negatif. Oleh karena itu, calon suami perlu memilih uang hantaran yang sesuai dengan kemampuan finansial dan disukai oleh calon istrinya.

Besar uang hantaran pernikahan dalam Islam sendiri dapat bervariasi tergantung dari adat dan budaya setempat, serta kondisi ekonomi pasangan yang akan menikah tersebut. Namun, lebih penting lagi dari jumlah uang hantaran adalah keseriusan dan keikhlasan yang ditanamkan dalam pembayaran uang hantaran.

Also Read

Bagikan: