Ayat Pertama yang Diturunkan sebagai Perintah Menutup Aurat Adalah

Huda Nuri

Ayat Pertama yang Diturunkan sebagai Perintah Menutup Aurat Adalah
Ayat Pertama yang Diturunkan sebagai Perintah Menutup Aurat Adalah

Di dalam agama Islam terdapat banyak perintah dan larangan yang harus ditaati oleh umat Muslim. Salah satu perintah yang sangat penting dan sering dibahas adalah perintah menutup aurat. Sebagai langkah awal, Nabi Muhammad saw. memulai dengan ayat pertama yang diturunkan sebagai perintah menutup aurat.

Ayat Pertama yang Diturunkan

Ayat pertama yang diturunkan sebagai perintah menutup aurat adalah ayat ke-31 dari surat al-Ahzab, yang berbunyi sebagai berikut:

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau orang-orang yang mereka miliki sebagai budak, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai syahwat, atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya sehingga diketahui perhiasannya yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.”

Ayat ini memberikan penekanan pada pentingnya menahan diri dari memperlihatkan aurat. Dalam Islam, aurat wanita meliputi seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Oleh karena itu, wanita diwajibkan untuk menutup diri dengan busana yang sopan dan menaruh ciput atau hijab pada kepala.

Perlunya Menutup Aurat

Menutup aurat menjadi salah satu perintah yang penting dalam Islam karena melindungi kehormatan dan martabat seseorang. Dalam Islam, wanita dianggap sebagai makhluk yang mulia dan berharga. Oleh karena itu, menutup aurat menjadi tindakan yang sangat penting dalam menjaga kehormatan wanita. Menutup aurat juga dapat memperkokoh hubungan antara suami dan istri, karena hanya suami yang boleh melihat aurat istri.

BACA JUGA:   Hadits Larangan Membuka Aurat: Tuntunan Berpakaian bagi Muslimah

Namun, sayangnya, masih banyak wanita Muslim yang tidak memperhatikan perintah menutup aurat ini. Padahal, menutup aurat adalah tindakan yang memberikan banyak manfaat. Selain menjaga kehormatan dan martabat diri, menutup aurat juga dapat membuat seseorang lebih rendah hati dan lebih taat pada perintah Allah swt.

Cara Menutup Aurat yang Benar

Menutup aurat bukan hanya sekadar melempar selendang atau memakai jilbab. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menutup aurat agar sesuai dengan syariat Islam. Beberapa hal tersebut antara lain:

  1. Memakai pakaian yang tidak terlalu ketat, sehingga tidak membentuk lekuk tubuh
  2. Menutupi seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan
  3. Memakai hijab yang menutupi kepala dan leher
  4. Tidak memakai pakaian yang terlalu cenderung warna-warni

Selain itu, penting juga untuk menghindari gaya hijab yang terlalu berlebihan seperti mengerucutkan ujung hijab atau membuat bentuk yang aneh. Hijab seharusnya digunakan dengan cara yang sederhana, tetapi tetap sopan dan rapi.

Kesimpulan

Menutup aurat merupakan perintah yang penting dalam agama Islam. Ayat pertama yang diturunkan sebagai perintah menutup aurat menunjukkan betapa pentingnya menjaga kehormatan dan martabat diri. Oleh karena itu, setiap Muslimah harus memperhatikan cara menutup aurat yang benar agar sesuai dengan syariat Islam. Dengan demikian, kita dapat menjaga kehormatan diri dan menjadi hamba Allah yang taat dan rendah hati.

Also Read

Bagikan: