Gaya Berhubungan Suami Istri yang Dilarang Agama Islam

Dina Yonada

Gaya Berhubungan Suami Istri yang Dilarang Agama Islam
Gaya Berhubungan Suami Istri yang Dilarang Agama Islam

Sebagai agama yang mengajarkan etika dan moral yang tinggi, Islam memiliki peraturan-peraturan ketat dalam berhubungan suami istri. Ada beberapa gaya berhubungan suami istri yang dilarang agama Islam karena dianggap menyimpang dari norma-norma agama dan dapat merusak keharmonisan rumah tangga.

Gaya Berhubungan Suami Istri yang Dilarang Agama Islam

  1. Anal Seks

Anal seks adalah salah satu jenis hubungan seksual yang dilarang oleh agama Islam karena dianggap menyimpang dari norma-norma agama. Cara ini sering dianggap sebagai tindakan merusak tubuh dan hukumnya haram dalam agama Islam.

  1. Oral Seks

Oral seks juga menjadi perbincangan yang cukup hangat, dimana agama Islam melarang untuk melakukan Seks oral. Apapun bentuk perbuatan tersebut termasuk menerima maupun memberikan, dikategorikan sebagai perbuatan tercela.

  1. Segi Empat

Dalam sebuah keluarga yang memiliki prinsip moral yang tinggi, gaya bercinta yang satu ini juga menjadi salah satu yang dianggap sebagai suatu perbuatan yang merusak moral. Dimana gerakan seks yang sering didominasi oleh banyak pasangan adalah segi empat.

  1. Pasangan Swapping

Pasangan swapping adalah kegiatan saling bertukar pasangan saat bercinta. Hal ini benar-benar diharamkan dalam Islam sebab mempersalahkan dan melanggar kaidah-kaidah yang sudah ditetapkan.

  1. Seks dengan Hewan

Seks dengan hewan adalah tindakan tercela yang sangat dilarang dalam agama Islam dan bahkan dianggap sebagai perbuatan yang berbau syirik dan melanggar kaidah agama secara menyeluruh.

Kesimpulan

Dalam agama Islam, seks memiliki peraturan dan norma-norma yang harus diikuti oleh setiap pasangan suami istri. Terdapat beberapa gaya bercinta yang dilarang agama Islam karena dianggap merugikan kesehatan dan berkaitan dengan norma-norma agama atau moral. Sebagai pasangan suami istri, telah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kemurnian dan kemaslahatan rumah tangga. Oleh karena itu, sebaiknya pasangan suami istri mengedepankan etika, moral dan prinsip-prinsip agama dalam membina hubungan suami istri.

BACA JUGA:   Dalil Larangan Nikah Beda Agama dalam Islam

Also Read

Bagikan: