Kenapa Tidur Tengkurap Dilarang dalam Islam

Huda Nuri

Kenapa Tidur Tengkurap Dilarang dalam Islam
Kenapa Tidur Tengkurap Dilarang dalam Islam

Salah satu adab tidur dalam Islam adalah dengan berbaring pada sisi kanan, dengan tangan kanan di bawah kepala, dan kaki kanan lurus. Adapun tidur tengkurap atau telentang dianggap sebagai perbuatan yang tidak dianjurkan dalam agama Islam.

Tidur Tengkurap Membuat Pernafasan Terganggu

Tidur tengkurap dapat mengganggu pernapasan Anda karena posisi kepala yang menghadap ke bawah. Tidur tengkurap juga akan membuat otot dada tertekan sehingga sulit untuk bernapas.

Tidur tengkurap tidak hanya berbahaya bagi orang dewasa, tetapi juga bagi bayi. Posisi tidur tengkurap pada bayi dapat menyebabkan sindrom kematian bayi mendadak (Sudden Infant Death Syndrome/SIDS).

Tidur Tengkurap Dalam Pandangan Kedokteran

Menurut para dokter, tidur tengkurap dapat membuat tulang belakang dan leher tegang. Hal ini akan memperburuk masalah nyeri leher atau punggung yang sudah ada sebelumnya.

Lagi pula, tidur tengkurap dapat menyebabkan sakit kepala dan vertigo karena aliran darah yang berkurang ke otak. Gangguan sirkulasi darah ini juga dapat menyebabkan mual atau pusing.

Pandangan Islam Tentang Tidur Tengkurap

Jika kita menelusuri dari sudut pandang Islam, maka tidur tengkurap dihindari karena posisi ini mengarahkan kepala ke arah bawah. Selain itu, memilih posisi tidur yang baik juga merupakan bentuk penunjukkan syukur kepada Allah.

Beristirahat dalam posisi yang baik juga bisa membantu memperbaiki kualitas tidur dan kesehatan Anda. Mempertahankan posisi tidur yang tepat akan membantu meningkatkan sirkulasi darah dan perlindungan organ tubuh.

Tidur dengan Kondisi Positif

Kita disarankan untuk tidur dengan posisi yang baik dan nyaman. Sesuai dengan hadis Nabi Muhammad yang berbunyi, “Barangsiapa yang tidur saat berbaring kepala, maka janganlah dia tidur bersandar pada telapak tangannya.” (HR Al-Bukhari)

BACA JUGA:   Islam Melarang Umatnya Bertoleransi Dalam Hal?

Apa artinya? Ini berarti kita harus tidur dalam posisi yang nyaman dan membuat tubuh terasa segar. Sebaliknya, tidur dengan posisi yang tidak nyaman atau salah bisa mempengaruhi kualitas tidur Anda.

Tidur Sebagai Ibadah

Tidur yang nyaman dan sewajarnya dianggap sebagai kebaikan. Ini menunjukkan merupakan bentuk ibadah karena Allah juga sangat memperhatikan kesehatan kita.

Disamping itu, cara tidur yang baik juga akan membuat kita siap menghadapi aktivitas sehari-hari. Tidur dengan posisi yang baik akan membantu kita merasa lebih rileks dan lebih siap untuk menjalani hari esok.

Kesimpulan

Tidur tengkurap tidak hanya buruk bagi kesehatan tubuh, tetapi juga mengganggu kualitas tidur Anda. Beristirahat dengan posisi yang nyaman dan benar akan membantu meningkatkan kualitas tidur dan sirkulasi darah.

Islam memberi kita pedoman khusus mengenai posisi tidur yang harus diindahkan. Kita harus menunjukkan rasa syukur kepada Allah untuk kesehatan tubuh dan pikiran yang diberikan.

Oleh karena itu, saran penulis adalah untuk selalu tidur dengan posisi yang sesuai dengan rekomendasi dokter dan agama Islam. Dengan begitu, kita bisa memaksimalkan waktu tidur kita dan memulai aktivitas setiap hari dengan bugar.

Also Read

Bagikan: