Mengupas Hukum Tidak Menikah Seumur Hidup Bagi Laki-laki: Apa Alasannya dan Bagaimana Implikasinya?

Dina Yonada

Mengupas Hukum Tidak Menikah Seumur Hidup Bagi Laki-laki: Apa Alasannya dan Bagaimana Implikasinya?
Mengupas Hukum Tidak Menikah Seumur Hidup Bagi Laki-laki: Apa Alasannya dan Bagaimana Implikasinya?

Apa Hukum Laki-laki Tidak Menikah Seumur Hidup?

Pernikahan bagi sebagian orang merupakan sebuah hal yang harus dilaksanakan bahkan sejak dini. Namun, ada juga sebagian orang yang merasa bahwa menikah bukanlah sebuah kewajiban. Hal ini pun menjadi perdebatan pada masyarakat, terutama dalam hal apakah hukum bagi laki-laki tidak menikah seumur hidup.

Menurut pandangan agama Islam, menikah merupakan sunah dan dianjurkan bagi umat manusia, namun tidak diwajibkan. Bagi laki-laki, menikah dapat dianggap sebagai salah satu bentuk ibadah serta membentuk keluarga dan memperoleh keturunan yang menjadi tanggung jawabnya. Namun, apabila laki-laki merasa tidak mampu untuk menikah atau belum merasa siap, maka hal tersebut tidak dilarang dalam agama Islam.

Meskipun tidak dilarang, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tidak menikah seumur hidup. Salah satu hal tersebut adalah membiayai keperluan hidup secara mandiri dan tidak bergantung pada keluarga atau orang lain. Selain itu, juga harus tetap menjalankan tanggung jawab terhadap orang tua dan keluarga.

Sedangkan jika melihat dari sisi hukum negara, tidak ada aturan yang secara khusus melarang laki-laki untuk tidak menikah. Namun, ada beberapa regulasi yang perlu diperhatikan jika ingin tidak menikah, terutama terkait dengan kebijakan penduduk dan ketenagakerjaan.

Dalam hal yang sama, bagi wanita, menikah memang tidak diwajibkan, namun secara hukum agama Islam memberikan kesempatan bagi wanita untuk dapat menikah. Bahkan, beberapa kondisi dalam agama Islam menganggap bahwa menikah bagi wanita merupakan suatu keharusan, misalnya apabila ingin mencegah terjadinya perzinaan.

Maka, dapat disimpulkan bahwa hukum tidak menikah seumur hidup bagi laki-laki diperbolehkan namun tetap perlu memperhatikan beberapa hal, sedangkan bagi wanita, tidak menikah bukanlah keharusan namun tetap diperbolehkan dengan memperhatikan kondisi yang berlaku dalam agama Islam.

BACA JUGA:   Memahami Perbedaan Antara Nikah dan Kawin: Bahasa dan Makna di Balik Istilah yang Sama-Sama Merujuk pada Pernikahan

Simpulan:
Dalam agama Islam, menikah dianjurkan namun tidak diwajibkan bahkan bagi laki-laki yang memutuskan untuk tidak menikah seumur hidup, diperbolehkan selama tetap memperhatikan tanggung jawab terhadap keluarga dan lingkungan sekitar. Sedangkan bagi wanita, meskipun tidak diwajibkan,kondisi tertentu dalam agama Islam menganggap bahwa menikah bagi wanita merupakan suatu keharusan untuk mencegah terjadinya perzinaan. Namun, tidak menikah bukanlah suatu hal yang dibolehkan. Terkadang ada keadaan atau kondisi yang tidak memungkinkan seseorang menikah seperti keterbatasan finansial sehingga satu pihak terpaksa memutuskan untuk tidak menikah atau belum siap menikah. Namun, keputusan untuk tidak menikah seumur hidup tetap diserahkan pada pribadi masing-masing dan tetap perlu memperhatikan aturan yang berlaku.

Also Read

Bagikan:

Tags