Surah Tentang Menutup Aurat

Huda Nuri

Surah Tentang Menutup Aurat
Surah Tentang Menutup Aurat

Surah Al-Ahzab ayat 59 merupakan surah dalam Al-Quran yang memberikan panduan tentang menutup aurat dan menjaga ketertiban dalam kehidupan sosial. Dalam surah ini, Allah SWT menegaskan pentingnya menjaga aurat bagi Muslimah dan menghindari perbuatan yang dapat menimbulkan fitnah.

Mengapa Perlu Menjaga Aurat

Menjaga aurat merupakan tindakan yang sangat penting bagi seorang Muslimah. Hal ini dilakukan dengan maksud untuk menjaga kesucian dan kehormatan diri, serta sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Pencipta. Menutup aurat juga dapat mencegah terjadinya perilaku yang tercela dan meminimalisir godaan yang bisa muncul dari luar.

Allah SWT berfirman dalam surah An-Nur ayat 31: “Katakanlah kepada wanita yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampilkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau anak-anak mereka, atau anak-anak suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau saudara-saudara laki-laki ayah mereka, atau saudara-saudara laki-laki ibu mereka, atau anak-anak perempuan mereka, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai hasrat kepada wanita atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menggedor-gedor kaki mereka sehingga diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.’"

Dari ayat di atas, dapat diartikan bahwa menutup aurat pada dasarnya dilakukan untuk melindungi diri dari pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang dapat membawa dampak buruk pada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Selain itu, menutup aurat juga mengandung makna pengendalian diri pada setiap individu, dengan cara menghindari diri dari pergaulan yang tidak semestinya.

BACA JUGA:   Perintah Menutup Aurat Diperintahkan Allah SWT dalam Surah

Tafsir Surah Al-Ahzab Ayat 59

Surah Al-Ahzab ayat 59 merupakan surah yang menyatakan bahwa seorang Muslimah harus menutup aurat dengan baik, baik itu dalam bentuk pakaian maupun perlakuan terhadap orang lain. Dalam ayat tersebut, Allah SWT berfirman:

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dari ayat di atas, dapat diartikan bahwa menutup aurat bukanlah sekadar penampilan fisik, lebih dari itu adalah sebuah perwujudan dari keimanan dan penghormatan diri sebagai seorang Muslimah. Ketika menutup aurat, seseorang akan terlihat lebih santun, terjaga dan tentunya akan mengundang penghormatan yang patut dari lingkungan sekitarnya.

Mengapa Surah Al-Ahzab Ayat 59 Penting

Surah Al-Ahzab ayat 59 menjadi penting karena memberikan arahan pada setiap Muslimah dalam menjaga kehormatan diri dan mengembangkan kepribadian yang lebih santun di masyarakat. Dengan menutup aurat, diri sendiri akan terlindungi dari pandangan orang lain yang mungkin berlebihan dan tidak semestinya.

Menjaga aurat juga penting dilakukan agar tidak menimbulkan tindakan yang tidak sopan dan dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Dalam menjadi seorang Muslimah, selalu dianggap bahwa ajaran Islam tersebut sebagai landasan bagi setiap Muslimah untuk selalu menghormati diri serta memuliakannya.

Kesimpulan

Allah SWT memberikan kebijakan tentang menutup aurat bagi setiap Muslimah. Hal ini tidak hanya tentang penampilan fisik, tetapi juga tentang penghormatan diri yang patut dilakukan oleh seorang Muslimah. Dalam menjaga aurat tersebut, seseorang akan terlindungi serta menghindari tindakan yang mungkin tak sopan dan buruk. Surah Al-Ahzab ayat 59 menjadi panduan bagi setiap Muslimah dalam menjaga kehormatan diri, melindungi diri dari pergaulan yang tidak seharusnya dan tentunya membangun kepribadian yang santun di lingkungan sekitarnya.

Also Read

Bagikan: