Apakah Dagu Termasuk Aurat? – Semua yang Harus Kamu Ketahui

Dina Yonada

Apakah Dagu Termasuk Aurat? – Semua yang Harus Kamu Ketahui
Apakah Dagu Termasuk Aurat? – Semua yang Harus Kamu Ketahui

Apakah dagu termasuk aurat atau tidak? Ini adalah pertanyaan yang sering muncul di kalangan umat muslim, terutama bagi wanita yang ingin memastikan apakah aurat mereka terbuka atau tidak ketika berada di depan umum. Namun, pandangan mengenai apakah dagu termasuk aurat bisa berbeda-beda tergantung pada interpretasi agama yang dipelajari.

Apa itu Aurat?

Aurat adalah bagian tubuh yang harus ditutupi oleh pakaian agar tidak terlihat oleh orang yang bukan muhrim. Aurat bagi wanita terdiri dari seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Sedangkan untuk laki-laki, aurat mereka adalah dari pusar hingga lutut.

Namun, ada beberapa pendapat yang berbeda mengenai apa saja yang termasuk aurat atau tidak. Sebagai contoh, ada yang berpendapat bahwa rambut juga termasuk aurat karena bisa menarik perhatian pria yang melihat wanita tersebut.

Apakah Dagu Termasuk Aurat?

Kembali ke pertanyaan utama, apakah dagu termasuk aurat? Pendapat yang berbeda-beda terkait hal ini menjadikan jawabannya tidaklah pasti. Namun, sebagian besar ulama mengatakan bahwa dagu tidak termasuk aurat. Mengapa demikian?

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Abu Dawud, Rasulullah saw. bersabda: “Seluruh tubuh manusia adalah aurat, kecuali dua mata.” Hal ini menunjukkan bahwa dagu tidaklah termasuk aurat, karena tidak masuk dalam pengecualian mata sebagai bagian dari aurat.

Namun, tetap harus diingat bahwa ada beberapa ulama yang mempunyai pandangan berbeda terkait masalah ini. Oleh karena itu, bagi yang masih bingung apakah dagu termasuk aurat atau tidak, disarankan untuk mencari pandangan ulama yang dapat dipercaya terkait hal ini.

BACA JUGA:   Pidato Menutup Aurat: Kunci Keindahan Wanita yang Disucikan

Menjaga Aurat

Meskipun dagu tidak termasuk aurat, sebagai muslim kita tetap harus menjaga aurat. Menjaga aurat bukan hanya kewajiban bagi wanita, tetapi juga bagi laki-laki. Kita harus selalu berpakaian sopan dan menutupi aurat kita ketika berada di depan umum. Hal ini menghindarkan kita dari tindakan yang merusak moralitas dan menghindari godaan syaitan.

Sebagai muslim, kita juga harus menghindari pakaian yang ketat atau transparan. Kita harus memilih pakaian yang tidak hanya menutupi aurat kita, tetapi juga membuat kita tampil sopan dan rapi. Jangan sampai tampilan kita sebagai muslim memalukan agama kita.

Kesimpulan

Merujuk hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Abu Dawud, dagu tidak termasuk aurat. Namun, ada beberapa pandangan lain terkait masalah ini. Oleh karena itu, bagi yang masih bingung tentang apakah dagu termasuk aurat atau tidak, disarankan untuk mencari pandangan ulama yang dapat dipercaya.

Meskipun dagu tidak termasuk aurat, kita masih tetap harus menjaga aurat dengan berpakaian sopan dan menutupi seluruh aurat kita ketika berada di depan umum. Memilih pakaian yang sopan dan rapi juga merupakan salah satu bentuk dari menjaga aurat kita sebagai muslim.

Berita Terkait:

  • Aurat pada Wanita Muslimah: Apa saja yang Termasuk?
  • Hukum Menunjukkan Aurat bagi Wanita dan Laki-laki dalam Pandangan Islam

Also Read

Bagikan: